Gambar 1 Semut pemotong daun jenis, Atta cephalotes, adalah yang terbanyak di Amerika tengah
Gambar 2, 3 Sebuah koloni yang telah besar mengkonsumsi daun sebanyak seekor sapi dewasa. Pada gambar tampak gerombolan semut yang sedang membawa daun agar terdapat suplai yang kontinu untuk kebun jamur mereka.
Gambar 4 Rahang semut pemotong daun sangat tajam dam mampu memotong tanah.
Gambar 5, 7, 8, 9 Pada musim kawin gerombolan semut pemotong daun, Acromyrmex versicolor, memulai ritual terbang mereka dan meninggalkan sarang mereka pada pagi hari diawal musim hujan
Gambar 6 Semut pemotong daun, Acromyrmex, sedang menjaga pintu masuk sarang
Gambar 10 Semut pemotong daun, Acromyrmex versicolor, yang siap kawin. Kebanyakan dari mereka adalah pejantan yang segera berebut untuk membuahi calon ratu yang baru. Seekor ratu yang masih muda tersembunyi dibalik tumpukan para pejantan yang berebut untuk membuahinya
Gambar 11 Semut pemotong daun yang berwarna merak adalah sang ratu. Ratu biasanya kawin dengan banyak pejantan dan menyimpan sperma mereka untuk digunakan kemudian
Gambar 12 Musim kawin adalah saat yang paling berbahaya bagi semut semut ini. Pada gambar terlihat ratu semut yang baru menikah jatuh kedalam predator yang kelaparan.
Gambar 13 Sang ratu sedang melepaskan sayapnya
Gambar 14 Siklus hidup yang terus berlangsung: Kebun jamur yang baru dibuat oleh sang ratu dari bibit jamur yang dibawanya dari sarang induk mereka. Sang ratu juga langsung bertelur.
Gambar 15 Sang ratu memulai sebuah koloni baru dan juga kebun jamur yang baru
|